Statistik Kunjungan

Total kunjungan sebanyak:
kunjungan sejak 2008.
Untuk melihat rincian kunjungan, silahkan klik di sini.

Serunya Main Waterboom di Rancaekek

Green Sukamah 1
Bermain dengan air merupakan salah satu pilihan liburan yang banyak disukai oleh masyarakat luas, terutama oleh anak-anak. Apalagi saat-saat mendekati masa libur sekolah anak, banyak masyarakat beririgan mengunjungi wahana bermain air yang ada di daerah sekitarnyamaupun wahana air yang menjadi idamannya. Salah satu tempat atau wahana bermain air yang tak kalah ramai dikunjungi adalah wisata Waterboom Green Sukamanah. Wahana bermain air ini terletak di kawasan Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung. Tepatnya berada di kilo meter lima Jalan Rancaekek -Majalaya.
Manager Kolam Renang Green Sukamanah, Anang Nuryana menilai, untuk ukuran wilayah Bandung Timur, wahana bermain air yang merupakan satu-satunya di daerah Rancaekek ini dirasa  sudah cukup modern. Dengan adanya beberapa fasilitas yang disetiakan oleh pengelola. Yakni gazebo atau tampat berkumpul keluarga, restoran, tempat makan lesehan, air mancur, ember utmpah, da seluncuran hingga setinggi sembilan meter.
Belum genap satu tahun, namun Waterboom Green Sukamanah sudah banyak di datangi pengunjung sekitar maupun dari  luar daerah. Kolam renang  yang resmi dibuka sejak Februari 2014 ini awalnya merupakan salahsatu fasilitas yang diberikan khusus untuk penghuni sebuah perumahan bernama Green Sukamanah  Recident yang tak jauh dari lokasi wahana air. Awalnya kolam air beserta wahanan bermain ini hanya diperuntukan bagi penghuni perumahannya saja. Namun, seiring berjalannya waktu, banyak masyarakat yang mengenal dan ingin berkunjung ke tempat ini.  sampai pada akhirnya Waterboom Green Sukamanah ini dibuka untuk umum.
Green SukamanahSebetulnya konsep awal ini perumahan, ini fasilitas perumahan, tapi liat segmen pasarnya kayanya untuk umum  juga bisa”, kata Anang saat ditemui di lokasi kolam renang.
Suasananya yang asri serta pemandangannya yang indah menghiasi tempat bermain air seluas 7000 meter kubik  ini. Hamparan sawah yang melintang luas yang berada  di sisi kolam renang  bisa dilihat dengan begitu jelas ketika  menaiki sebuah seluncuran  air setinggi sembilan  meter. Wahana bermain air ini memiliki empat  kolam renang, diantaranya dua kolam khusus anak-anak dan dua kolam lagi khusus untuk orang dewasa. Selain  itu, wahana ember tumpah juga kerap kali menjadi favorit setiap anak yang berkunjung kesana.
Tak hanya asik untuk bermain air saja, para orang tua yang membawa serta keluarganya pun bisa merasakan  sejuknya alam sambil menikmati hidangan makanan yang berada di kawasan ini. foodcourt serta tempat makan lesehan yang berada di lantai dua khusus disediakan bagi para pengunjung. Dengan harga dimulai dari  lima belas ribu rupiah, pengunjung bisa menikmati berbagai makanan yang ada di Waterboom Green Sukamanah ini.
Waterboom Green Sukamanah ini buka setiap hari dari mulai pukul sembilan  pagi hingga pukul lima  sore. Tiket masuknya pun dirasa pas untuk masyrakat sekitar, yakni seharga dua puluh lima ribu rupiah untuk dewasa dan lima belas  ribu rupiah khusus untuk anak-anak. Jika datang di saat weekend, pengunjung bisa mendapatkan harga spesial, yakni dengan hanya membayar limapuluh  ribu rupiah, pengunjung bisa masuk dan mendapatkan paket makan siang.
Memasuki libur lebaran yang berhimpitan dengan libur sekolah anak ini memberi keuntungan yang cukup besar bagi pengelola waterboom sukamanah. Memasuki H plus lima hari lebaran, pengunjung yang datang ke waterboom sukamanah mencapai 4000 orang.
“Kita dari hari selasa buka, kurang lebih 4000an pengunjung lah”, kata Anang.
 
-Oleh Hilda Kholida

Inilah Lagu Berdurasi Paling Lama, 1.000 Tahun!

Pernah mendengarkan lagu Beethoven Symphony No. 1-9 yang berdurasi 8 jam? Mungkin mendengar 8 jam saja sudah pusing.

Nah saya akan coba ngebahas lagu yang durasinya 1000 TAHUN..ya tahun bukan menit, jam, minggu atau bulan.

Mungkin durasi musik terpanjang yang kita tahu adalah Dream Theater dengan judul “Six Degrees of Inner Turbulence” dengan durasi 42:02,dan mungkin juga durasi ini sudah membuat kalian bosan ataupun lelah mendengarnya. Tapi coba perhatikan band yang satu ini.

Continue reading

Dipepet, Lalu Dibawa ke Tempat Sepi

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG — WAJAH Fajar Lesmana (30) terlihat semringah. Senin (10/11) siang, Fajar menerima kembali motor Kawasaki ZX-nya yang sempat hilang, dicuri “Brigadir” Ridwan, beberapa waktu lalu.

Fajar mengaku, masih ingat kejadian yang menimpanya. “Waktu itu saya baru keluar kompleks rumah di Cijambe. Di belakang, ada motor yang ngegas terus rem. Gitu terus, kayak yang mau nabrak,” ucapnya di Mapolsek Coblong.

Ia sempat melihat ke pengendara motor tersebut. Mereka berdua kemudian saling menyalip. “Kemudian saya dipepet lalu dibawa ke tempat sepi. Di situ saya lihat dia bawa senjata api,” ujarnya.

Pelaku yang mengaku polisi kemudian membawa Fajar ke tempat sepi. Pelaku meminta uang kepada Fajar.
“Kami kemudian naik motor pelaku. Sementara motor dititipin di satpam. Kunci motor tadinya mau dikasih ke satpam, tapi diambil sama pelaku,” tuturnya.

Ternyata, korban dibawa ke Rancaekek. “Tujuannya mau ke ATM. Tapi dia membawa saya ke ATM yang jauh,” ujarnya.

Ternyata, korban diturunkan di tengah jalan. Dengan alasan, pelaku akan ke tempat temannya.

Dari situ, korban tahu jika dirinya ditipu. “Saya naik angkot. Tapi sudah terlambat. Di sana, motor saya udah enggak ada,” ucapnya.

Korban lain adalah Alin (24). Korban dan pelaku dulu sempat satu sekolah. “Dia dulu kakak kelas saya di SMA. Delapan tahun lalu,” katanya.

Beberapa waktu lalu, mereka bertemu lagi. Ketika itu MST mengaku sebagai polisi yang bertugas di Polsekta Ujungberung.

Setelah beberapa kali bertemu, Ridwan meminjam motor milik korban. “Yang pertama Vixion. Dia minjem motor sama STNK-nya. Katanya buat ke kantor,” katanya.

Lalu setelah itu, giliran motor CBR yang dipinjam pelaku. Alhasil dua motor pun digasak pelaku. Kini, motor tersebut akhirnya bisa kembali lagi ke pemiliknya.(tis)

Sumber: Tribun News

Cara Mengolah Sampah Menjadi Kompos dengan Sistem Aerob

  1. Siapkan bahan baku kompos (bahan organik) yang akan diolah.
  2. Agar proses pengomposan menjadi lebih cepat, sebaiknya bahan tersebut di cacah sekecil mungkin, paling tidak sampai dengan 1 centimeter.
  3. Percikan Larutan  Aktivator pada bahan baku kompos.
  4. Taburkan Bahan Penggembur hingga merata ke seluruh bagian bahan (diaduk)
  5. Masukkan kedalam alat pengomposan yang baik, misalnya Komposter. Alat pengomposan yang baik untuk sistem Aerob adalah yang memiliki saluran dan sirkulasi oksigen yang baik dan lancar.
  6. Proses akan memakan waktu 5 – 14 hari (tergantung alat pengomposan yang digunakan), setelah menjadi kompos, keluarkan dari alat.
  7. Biarkan kompos pada udara terbuka seperlunya, dan bisa langsung diaplikasikan pada tanaman.
  8. Agar hasil kompos terlihat lebih baik, bisa di ayak sebelum di gunakan atau dijual.
  9. Proses ini juga menghasilkan cairan, yang bisa di klasifikasikan sebagai Pupuk Organik Cair.
1 2 3 30