Perkataan Hikmah 4 Imam Tentang Larangan Ta’asshub Kecuali Pada Al qur’an dan Assunnah

√ Al imam Abu Haniifah :
١. إذا صح الحديث فهو مذهبي
٢. لا يحل لأحد أن يأخذ بقولنا ما لم يعلم من أين أخذناه
وفي رواية : حرام على من لم يعرف دليلي أن يفتي بكلامي
٣. إذا قلت قولا يخالف كتاب الله تعالى وخبر الرسول صلى الله عليه وسلم، فاتركوا قولي
artinya :
1. Apabila Hadits itu shohiih maka itulah pendapatku

2. Tidak halal bagi seseorang mengambil
perkataan(pendapat) kami selama dia tidak tau dari mana kami mengambil pendapat itu. dan diriwayat lain : Haram bagi siapa yg tidak tau dalilku, lalu dia berfatwa dengan perkataanku.

3. Apabila aku berkata sesuatu yg menyelisihi Al qur’an dan Hadits Nabi maka tinggalkanlah perkataanku.

√ Al imam Maalik :
١. إنما أنا بشر أخطأ وأصيب، فانظروا في رأيي، فكل ما وافق الكتاب والسنة فخذوه، وكل ما لم يوافق الكتاب والسنة فاتركوه.
٢. ليس أحد بعد النبي صلى الله عليه وسلم إلا ويؤخذ من قوله ويترك، إلا النبي صلى الله عليه وسلم
artinya :
1. sungguh aku hanyalah manusia yg bisa salah dan benar, maka perhatikanlah pendapatku, setiap yg sesuai dgn alqur’an dan sunnah maka ambillah, dan setiap yg tidak sesuai maka tinggalkanlah

2. tidak ada seaorang pun setelah Nabi kecuali perkataannya diambil dan ditinggalkan. selain dari pada perkataan Nabi shallahu ‘alyhi wasallam

√ Al imam Syaafi’i :
١. أجمع المسلمون على أن من استبان له سنة عن رسول الله لم يحل له أن يدعها لقول أحد
٢. كل ما قلت، فكان عن النبي صلى الله عليه وسلم خلاف قولي مما يصح، فحديث النبي صلى الله عليه وسلم أولى، فلا تقلدوني
٣. كل حديث عن النبي صلى الله فهو قولي، وإن لم تسمعوه مني.
artinya :
1. kaum muslim sepakat bagi siapa saja yg telah jelas padanya sunnah Nabi, maka tidak halal baginya meninggalkan Sunnah tersebut karna perkataan seseoarang

2. setiap apa yg aku katakan, lalu menyelisihi sunnah Nabi yg benar. maka hadits Nabi lebih utama (untk diambil), maka janganlah engkau taqlid kepadaku

3. setiap dari hadits Nabi maka itulah perkataanku, walaupun kalian belum mendengarkannya dariku.

√ Al imam Ahmad :
١. لا تقلدني ولا تقلد مالكا ولا الشافعي ولا الأوزاعي ولا الثوري وخذ من حيث أخذوا
٢. رأي الأوزاعي ورأي مالك ورأي أبي حنيفة كله رأي وهو عندي سواء، وإنما الحجة في الآثار
٣. من رد حديث رسول الله صلى الله عليه وسلم،.فهو على شفا هلكة.
artinya :
1. janganlah anda taqlid kepadaku, kepada Imam Malik, Imam Syafi’i, Imam al auzaa’i, Imam ats tsauri. akan tetapi ambillah dari mana mereka mengambil

2. pendapat imam al auzaa’i, imam malik, imam abu hanifah, semuanya adalah pendapat. dan menurutku semuanya sama. Yg jadi Hujjah adalah al aatsaar (kabar yg datng dari Allah dan RasulNYA)

3. barang siapa yg menolak hadits Nabi maka dia berada ditepi kebinasaan.

Maka cara beragama seorang muslim adalah menomor satukan firman Allah dan Sabda NabiNYA…

adapun selain dari pada itu,, maka hanya sebagai wasilah untuk memahami keduanya…

ketika bertentangan,,, maka wajib untuk mengikuti keduanya dan meninggalkan perkataan yg lain.

Allah berfirman :
{يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُولِي الْأَمْرِ مِنكُمْ ۖ فَإِن تَنَازَعْتُمْ فِي شَيْءٍ فَرُدُّوهُ إِلَى اللَّهِ وَالرَّسُولِ إِن كُنتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ ۚ ذَٰلِكَ خَيْرٌ وَأَحْسَنُ تَأْوِيلًا} [النساء : 59]
artinya :
Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri (pemerintah) di antara kalian. Kemudian jika kalian berselisih tentang sesuatu, maka kembalikanlah kepada Allah (Al Quran) dan Rasul (sunnahnya), jika kalian benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.

sumber Kitab :
صحيح فقه السنة لأبي مالك كمال بن السيد سالم (39-41 /1)
═══✺══✺══✺═══

Allah berfirman :
{يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا ادْخُلُوا فِي السِّلْمِ كَافَّةً وَلَا تَتَّبِعُوا خُطُوَاتِ الشَّيْطَانِ ۚ إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُّبِينٌ} [البقرة : 208]
artinya :
“`Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam agama Islam secara keseluruhan, dan janganlah kamu ikuti langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu.“`

═══✺══✺══✺═══

Rasul bersabda :
” إِنَّ الدَّالَّ عَلَى الْخَيْرِ كَفَاعِلِهِ ” رواه الترمذي
artinya :
“`orang yg menunjukkan kebaikan sama seperti melakukan kebaikan itu“`. HR Tirmidzi

“`~~Mari Berbagi~~“`

====================

✍ Akhuukum Sudirman, S.Ag.

📝 Alumni STDI Imam Syafi’i Jember
📝 Guru PONPES Sabilunnajah dan Rumah Tahfidz Ibnu Salim Bandung, dan LpBA (Les privat Bahasa Arab)

🔹🔹🔹🔹🌸🌸🌸🔹🔹🔹🔹