Archive for the ‘Tips dan Trik’ Category
Cara me-nonaktifkan (disable) Autorun pada flashdisk

Pada flashdisk yang terkena virus biasanya (tidak selalu) terdapat file autorun.inf yang di dalamnya terdapat perintah untuk menjalankan program virus. Nah, ketika flashdisk tersebut dimasukkan ke drive USB yang fitur autorun-nya tidak di-disable maka secara otomatis Windows akan menjalankan program pada background tanpa adanya konfirmasi kepada user.
langkah-langkah agar autorun di flashdisk tidak aktif saat flashdisk ditancapkan ke komputer, yaitu :
- Klik tombol Start – Run.
- Ketik gpedit.msc dan tekan OK.
- Klik pada User Configuration – Administrative Templates – System.
- Klik 2x pada Turn Off Autoplay.
- Klik pada option Enable.
- Pada option Turn off Autoplay on, pilih All drives.
- Klik OK.
- Selesai.
Di copas langsung dari: sini
Membangun Pondasi Kepribadian Anak
Biarkan anak-anak tumbuh pada realitas yang semestinya dengan bimbingan kita, orang tuanya. Kita rawat dan didik mereka dengan kasih sayang, dengan memilihkan lingkungan dan sekolah yang mendukung misi kita dalam mendidik anak. Di era sekarang ini, tantangan yang dihadapi oleh para orang tua semakin berat. Serbuan informasi yang membanjir melalui berbagai media yang sangat mudah diakses. Jika informasi tersebut diakses secara terbimbing akan memberikan dampak positif dengan semakin luasnya wawasan yang akan diperoleh anak. Namun jika dibiarkan tanpa kontrol, akan memberikan ekses negatif yang tidak mudah untuk dipulihkan.
Anak-anak sekarang sangat berbeda dengan anak-anak di masa kecil kita. Dulu di zaman kita, apa-apa yang dikatakan oleh orang tua, tidak akan terbantahkan. Artinya, anak-anak tidak berani membantah. Tetapi anak-anak sekarang sangat cerdas. Tidak mudah menjadikan anak-anak kita menaati kita kalau kita tidak mampu memberikan pengertian yang bisa dipahami anak. Kita tidak bisa jika hanya sekadar melarang atau memerintahkan sesuatu kalau tanpa penjelasan mengapa harus begini atau begitu. Dan itu adalah tantangan dan tugas berat kita.
Lalu bagaimana seharusnya kita mendidik anak-anak kita? Apakah anak-anak harus kita isolasi secara total dari media, televisi khususnya, atau bagaimana? Haruskah kita menimbang antara apakah anak-anak kita akan disterilkan dari lingkungan yang akan memberikan pengaruh yang tidak baik terhadap mereka, ataukah kita paparkan sekalian dalam kenyataan yang ada dengan konsekuensi bagi kita orang tuanya untuk bekerja lebih keras dalam membimbing mereka. Jika kita sterilkan, anak-anak akan kesulitan jika menghadapi realitas dalam lingkungan mereka kelak.
Menghadapi realitas, mau tidak mau harus kita lakukan. Biarkan anak-anak tumbuh pada realitas yang semestinya dengan bimbingan kita sebagai orang tuanya. Kita rawat dan didik mereka dengan kasih sayang, dengan memilihkan lingkungan dan sekolah yang mendukung misi kita dalam mendidik anak. Namun hal yang harus senantiasa kita ingat bahwa tanggung jawab pendidikan anak tetap berada di tangan kita. Sekolah hanya bersifat membantu. Sebab orang tualah yang nanti akan dimintai pertanggungjawaban oleh Allah swt. tentang pendidikan anak-anaknya.
Rasulullah saw. menunjukkan kepada kita bagaimana membangun kepribadian anak agar menjadi baik:
1. Mengokohkan Bangunan Keyakinan
Rasulullah saw. mengawali pembentukan kepribadian para sahabat dengan menanamkan bangunan keyakinan baru secara kokoh. Keimanan akan ke-MahaKuasa-an Allah, keyakinan akan kebenaran Islam, dan kerinduan yang sangat besar terhadap jannah. Keyakinan semacam inilah yang membentuk orientasi dan wawasan hidup para shahabat.
Untuk itulah diperlukan upaya yang terus-menerus untuk menyegarkan dan mengokohkan bangunan keyakinan ini terhadap anak-anak kita. Tentu saja sarana-sarana pembelajaran yang dilakukan disesuaikan dengan usia dan tingkat perkembangan anak.
Selain itu, pengenalan terhadap Rasulullah juga harus dilakukan sejak dini. Agar tumbuh dalam diri anak kecintaan terhadap Rasulullah. Dengan begitu, maka anak akan mudah diarahkan untuk meneladani apa-apa yang dilakukan oleh Rasulullah saw.
Sarana yang bisa dimanfaatkan untuk mencapai tujuan itu sangat banyak. Dengan nyanyian, cerita, atau permainan. Sedangkan sarana-sarana audiovisual yang ada bisa dimanfaatkan secara optimal. Sedang untuk anak-anak yang sudah bisa diajak berdialog, maka sarana diskusi bisa dimaksimalkan. Pada waktu-waktu tertentu anak bisa diajak untuk tafakur alam, untuk melihat secara langsung kebesaran dan kekuasaan Allah swt.
2. Mendekatkan Interaksi dengan Al-Qur’an
Kunci kedua adalah kuatnya interaksi dengan Al-Qur’an. Sebagaimana kita pahami bersama, dinamika kehidupan Rasulullah bersama sahabat-sahabatnya berjalan beriringan dengan turunnya ayat-ayat Al-Qur’an.
Saat ini, interaksi dengan Al-Qur’an bukan sebatas aspek tilawah, hafalan dan pemahaman. Tetapi lebih penting pada sisi pengamalan Islam dan dakwah yang terus mengacu pada bimbingan Al-Qur’an. Sepatutnyalah kita mendidik dan melatih anak-anak kita untuk melaksanakan aktivitas hariannya dengan acuan Al-Qur’an serta berusaha menemukan jawaban atas persoalan-persoalan hariannya dalam Al-Qur’an.
3. Membimbing kepada Penerapan Amal
Islam adalah diinul ‘amal. Artinya bahwa Islam mengedepankan kebaikan amal sebagai bukti dari keimanan dan pemahaman. Selanjutnya, penerapan amal justru akan mempercepat dan memperkokoh bangunan keimanan dan pemahaman terhadap Islam. Tentu saja semua ini dilakukan dengan menjaga agar setiap amal yang dilakukan dilandasi oleh keikhlasan dan pemahaman.
Inilah yang dilakukan oleh Rasulullah saw. dalam mendidik umatnya. Mereka menjadi qaumun ‘amaliyyun atau orang yang senantiasa beramal. Tidak sekedar pandai berbicara tetapi juga mampu mengamalkan. Itulah yang disebut orang-orang yang memiliki integritas pribadi.
“Dan katakanlah: ‘Beramallah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya beserta orang-orang mukmin akan melihat amalmu itu. Dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui yang ghaib dan yang nyata. Lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan’” ( Q.S. At-Taubah/9: 105).
Pendidikan yang kita lakukan pada anak-anak kita bukanlah sekedar untuk memberikan pelajaran atau ilmu semata, tetapi sebagai bekal anak agar mereka bisa mengamalkan ilmu mereka. Contohnya dalam mengajarkan shalat. Kita latih anak untuk melaksanakan shalat sejak dini, seiring dengan penjelasan yang kita berikan tentang hal ikhwal shalat yang disesuaikan dengan tingkat penerimaan dan pemahaman mereka. Contoh lain adalah tentang pemakaian jilbab bagi anak-anak puteri. Kita latih mereka untuk senantiasa berjilbab ketika keluar rumah sedini mungkin, juga seiring dengan penjelasan mengapa harus berjilbab sesuai dengan tingkat pemahaman mereka.
4. Mengedepankan Keteladanan dan Kepemimpinan yang Baik
Perilaku dan amal para pendidik, terlebih orang tua adalah cerminan dari pemahamannya. Mereka adalah teladan dalam pembicaraan dan amalan. Maka kunci keberhasilan dalam mendidik anak adalah ketika para pendidik mampu menerapkan syiar “ashlih nafsaka, wad’u ghairaka” (perbaiki dirimu, kemudian serulah orang lain). Inti dari syiar itu adalah keteladanan pendidik. Misalnya dalam tataran memerintah, maka yang mesti dipakai adalah kata mengajak daripada kata menyuruh. Apa perbedaan kedua kata tersebut? Kata menyuruh mengandung makna tidak adanya keterlibatan si pemberi perintah. Sementara kata mengajak, si pemberi perintah juga ikut terlibat atau melaksanakan apa yang diperintahkan.
Rasulullah saw. telah menampilkan keteladanan ini dalam dirinya. Sungguh, beliau adalah teladan sempurna bagi manusia. Dengan cara inilah Rasulullah sukses mengader sahabat-sahabatnya. Islam menampilkan keteladanan sebagai sarana dakwah dan tarbiyah yang paling efektif. Sehingga Islam menetapkan sistem pendidikan yang kontinyu atas dasar prinsip keteladanan tersebut.
Dengan mengacu apa yang telah dilakukan Rasulullah saw. dalam mendidik putra-putri beliau serta para sahabat, insya Allah anak-anak kita memiliki kepribadian yang kokoh serta kepercayaan diri yang kuat, yang bersumber dari nilai-nilai Al-Qur’an.
Semoga dengan kasih sayang, bimbingan, dan keteladanan kita, mampu menjadikan mereka sebagai anak-anak shaleh yang akan eksis pada zamannya serta mempu menyumbangkan potensi mereka untuk kembali meraih kejayaan Islam sebagaimana yang telah diraih oleh para salafus shaleh terdahulu.
Penulis adalah orang tua siswa SMPIT Nur Hidayah dan aktivis dakwah.
Tentang Ban Motor

Sesungguhnya apa saja fungsi dari ban motor?
Ban adalah salah satu komponen kendaraan yang berfungsi:
1. Sebagai pengendali arah kendaraan
2. Sebagai penanggung berat beban kendaraan termasuk penumpangnya
3. Sebagai penerus tenaga dari mesin
4. Sebagai sistem peredam/suspensi dari sepeda motor
Terdapat begitu banyak simbol dan kode pada ban. Apa saja arti dari simbol dan kode tersebut?
Pada sebuah ban, dapat Anda temukan informasi seperti ukuran ban, TWI (Tread Wear Indicator), Tipe ban: tubeless atau tubetype, Nomor Lot, Speed Simbol & Load index, Anak Panah, hingga beban maksimum. Semua ini merupakan faktor penting yang perlu Anda pertimbangkan sebelum membeli ban sesuai kebutuhan Anda.
Untuk informasi lebih lengkap mengenai kode dan simbol ban, silakan download file berikut. Anda membutuhkan Adobe Acrobat Reader untuk membuka file PDF ini.
Mengapa ban saya cepat habis?
Beberapa hal yang dapat mempercepat keausan ban:
1. Tekanan angin kurang/berlebih
2. Beban berlebihan
3. Pengereman dan akselerasi yang berlebihan
4. Kondisi musim (Musim kemarau ban akan lebih cepat aus)
5. Power motor besar tetapi penggunaan ban relatif kecil
6. Material karet kompon ban (Kompon lunak akan lebih cepat habis daripada kompon keras)
Bagaimana cara memasang ban yang baik dan benar?
Dalam memasang ban ada beberapa hal yang harus diperhatikan demi keselamatan pengendara dan keawetan ban diantaranya:
1. Gunakan peralatan yang tidak merusak ban atau velg.
2. Pastikan velg sejajar dengan rim line saat terpasang.
3. Pastikan arah putar sesuai dengan petunjuk.
4. Cek tekanan angin agar sesuai dengan standardnya.
5. Sesuaikan ukuran ban dalam terhadap ban luarnya.
6. Pastikan tidak ada benda asing seperti krikil tajam, beling atau paku di dalam ban.
7. Gunakan selalu rim tape untuk melindungi ban dalam dari tusukan spoke velg.
8. Pastikan bahwa posisi “Valve” ban dalam sesuai dengan tanda posisi “Valve” yang tertera pada ban.
9. Kencangkan mur ban dalam seperlunya.
10. Setelah mengganti ban belakang sejajarkan posisinya agar lurus terhadap ban depan untuk menghindari keolengan.
11. Setelah ban terpasang tarik beberapa kali tuas rem terutama rem hidrolik sampai terasa tekanan rem sudah kembali normal untuk menghindari terjadinya rem blong.
Bagaimana cara merawat ban agar lebih awet dan tahan lama?
Berikut beberapa tips untuk merawat ban Anda:
1. Periksa tekanan angin dan kondisi fisik secara berkala.
2. Saat motor diparkir gunakan standard tengah untuk mengurangi tekanan pada ban pada posisi yang sama diwaktu yang lama.
3. Hindari kontaminasi dengan cairan2 kimia yang merusak,olie dan bensin segera bersihkan dengan air dan sabun jika terkena cairan tersebut.
4. Hindari kontak dengan sinar matahari dengan waktu yang lama karena akan membuat karakter karet ban berubah.
5. Demi keamanan, ganti ban yang sudah melewati batas TWI.
Tekanan angin ban tubeless saya berkurang secara tidak wajar padahal tidak tertusuk paku. Apa yang harus saya lakukan?
1. Periksa apakah ukuran ban terhadap velg sudah sesuai.
2. Periksa valve terhadap kebocoran ganti jika perlu.
3. Periksa bibir velg yang bersentuhan dengan ban apakah masih mulus atau sudah rusak karena bengkok, cat terkelupas, ada benda asing, permukaan kasar atau ketidaksempurnaan lainnya, perbaiki/ganti jika perlu.
4. Periksa apakah ban pernah ditambal, jika ya cek kondisinya perbaiki/ganti ban jika diperlukan.
5. Periksa kondisi velg terhadap keretakan, jika velg pernah bengkok dan dipress ulang maka ada kemungkinan velg retak sehingga velg harus diganti.
6. Periksa apakah rim line sudah sejajar dengan bibir velg, perbaiki posisinya jika perlu.
Saya memiliki ban yang sedang tidak dipakai/dipasang pada motor. Bagaimana cara saya menyimpan ban dengan baik?
1. Pastikan ruangan terlindung dari sinar matahari dan UV.
2. Pastikan bahwa temperatur ruangan terjaga agar tidak terjadi perubahan suhu yang extrim secara terus menerus.
3. Penyimpanan jangan ditumpuk,sebaiknya didirikan satu persatu.
Ban tubeless saya dikatakan oleh mekanik tidak bisa ditambal kecuali ditambal dengan cara khusus dari dalam, apa maksudnya?
Ada beberapa metode dalam menambal ban tubeless, diantaranya adalah:
1.Penambalan dari luar
Adalah metode penambalan yang paling banyak dan sering dilakukan oleh bengkel-bengkel tambal ban.Metode ini bisa dilakukan jika kebocoran pada ban tidak besar dan berada pada area crown.
2.Penambalan dari dalam
Adalah metode penambalan dari sisi dalam ban dengan tambahan material penambal khusus yaitu Rubber Patch. Metode ini diperlukan jika lubang kebocoran pada ban dinyatakan besar.
Jika lubang pada ban menyebabkan benang cord terputus sebaiknya ban diganti.
Sumber: www.fdrtire.com
Win32 Generic Host Error & W32.downadup

Beberapa minggu kemarin, saya agak direpotkan oleh pesan yang tampil di windows saat online ke internet, isi pesannya adalah: Generic Host Error…dst…
Semula saya curiga dengan modem yang saya gunakan untuk koneksi ke internet, yaitu Huawei E220 bundling dari Telkomsel Flash. Tapi ternyata setelah dicoba dengan Telkomnet Speedy pun muncul pesan yang sama.
Akhirnya setelah mencari info sana dan sini, inilah beberapa penemuan yang muncul:
- Akibat terinfeksi virus W32 Downadup
- Akibat celah keamanan yang merupakan cacat bawaan windows xp SP2
Entah yang mana yang benar, karena para pemberi pernyataan masih belum saling membenarkan pernyataan dari pihak sebaliknya.
Yang paling penting, bagaimana cara mengatasi Error ini?
Saya sendiri melakukan perbaikan dari kedua masalah tersebut, yaitu membasmi Virus W32.Downadup, juga menutup celah keamanan windows.
Beberapa tools sudah dibuat oleh produsen ativirus ternama seperti symantec, dan bitdefender. Namun karena salah satu penyebabnya adalah Virus yang katanya memblokir semua akses ke website antivirus dan beberapa website penutup celah keamanan windows, maka bagi yang sudah terinfeksi harus mendownload tools ini dari komputer yang belum terinfeksi.
Tapi saya sudah menyediakan server yang sampai saat ini masih belum di blok oleh penyakit ini, anda bisa mendownload semua tools untuk memperbaiki masalah ini di:
http://nouran.cogia.net/downadup_fix/
Selamat memperbaiki…
Khasiat dan Manfaat Mandi
Untuk perawatan tubuh, mandi memegang peran penting. Siapa sangka mandi menyimpan banyak khasiat.
Agar memberi khasiat, mandi harus dilakukan dengan benar. Bila dilakukan secara teratur, akan membantu melancarkan sirkulasi darah, tubuh pun menjadi segar bugar dan bercahaya.
Menurut seorang pakar perawatan tubuh, mandi dengan air hangat atau dengan air dingin akan memberikan akibat berbeda, kadang malah bertentangan. Bila air hangat akan membuat rileks, maka air dingin justru membangkitkan semangat. Artinya, di pagi hari, sebelum memulai kegiatan sepanjang hari, lebih dianjurkan untuk mandi dengan air dingin. Sedangkan mandi air hangat lebih tepat dilakukan untuk mandi sore atau malam hari menjelang istirahat.
Secara umum sabun digunakan untuk membersihkan kotoran di tubuh. Namun, saat menyabun jangan cuma asal gosok. Berikan sedikit pijatan halus di tubuh. Sekali-sekali perlu dilakukan pengelupasan untuk membuang kulit tua dan mati. Proses pembaruan kulit yang biasanya berlangsung setiap 28 hari dapat terhambat karena stres, perubahan hormon, perubahan suhu, pergantian musim, dan penuaan. Jika regenerasi berjalan lambat, kekeringan pada kulit meningkat. Kulit pun menjadi kusam, terutama di bagian siku, lutut, dan tumit.
Pengelupasan akan membuat kulit menjadi halus dan segar. Cara sederhana yang selama ini sudah dipakai secara turun-temurun antara lain dengan menggosokkan tumbukan biji-bijian (beras, biji gandum), buah oyong kering. Anda pun bisa mencoba membuat sendiri mangir yang mengandung bahan temu giring, kunyit, bubuk krangean, kayu cendana, gatal, dan beras. Batu apung hanya digunakan untuk menggosok tumit.
Pernah mendengar istilah mandi lengkap? Di Indonesia mandi lengkap umumnya meliputi rangkaian pemijatan, pengelupasan kulit, pembersihan, penguapan, dan mewangikan tubuh.
Pemijatan bertujuan melemaskan tubuh dan melancarkan peredaran darah. Agar tidak melukai kulit, sebelumnya seluruh tubuh dibaluri messege oil, biasanya minyak zaitun. Selanjutnya, pengelupasan yang diteruskan dengan mandi lulur, meluluri tubuh dengan ramuan penyehat kulit. Selain mandi lulur, ada pula mandi susu yang berguna untuk membersihkan tubuh dan membuat kulit menjadi halus lembut. Mandi susu
biasanya menggunakan susu hewan seperti sapi atau kambing.
Jenis lain adalah mandi lumpur yang menggunakan rempah-rempah yang dihaluskan sehingga berwarna hitam. Ada juga spa atau salon yang menawarkan mandi lumpur sungguhan (vulkanik) yang sudah diolah dan diuji efek kesehatannya.
Pemanasan dengan sauna selama 5 – 10 menit dapat melebarkan saluran peredaran dan melancarkan keluarnya keringat. Kendati sebagian besar keringat berupa air, sekitar 10 – 30%-nya merupakan racun kimia yang terbentuk karena stres, polusi, atau diet yang keliru. Selanjutnya, mengharumkan tubuh dengan berendam di air garam yang diberi pewangi atau rempah-rempah.
Karena prosesnya cukup panjang, mandi lengkap biasanya dilakukan disalon atau layanan spa sekaligus sambil berelaksasi. Sebenarnya, kalau mau telaten, mandi lengkap pun bisa dilakukan di rumah. Saat ini di
pasaran sudah banyak dijual bahan-bahan alamiah yang siap pakai.
Membangun Kebiasaan Positif Di Kantor
Masih di suasana tahun baru ini, mungkin kita perlu menelaah kembali apakah kebiasaan kita selama ini di tempat kerja sudah mendukung iklim kerja yang produktif, harmonis, dan sinergis dengan rekan kerja, ataukah justru sebaliknya.
Hubungan kita yang tidak harmonis, tidak produktif atau tidak sinergis di kantor dapat membuat suasana batin kita negatif juga. Sayang ‘kan?
Biasanya, yang timbul bukan masalah yang terjadi secara besar atau insidentil, melainkan hal-hal kecil yang kita anggap remeh dan itu sudah menjadi kebiasaan. Misalnya kurang mau berkoordinasi, menggunakan ucapan yang bernada menyuruh, suka bergosip, enggan mengucapkan terima kasih, menggunakan fasilitas kantor untuk urusan pribadi di luar kewajaran, atau sering “memanfaatkan” rekan, dan lain-lain.
Begitu juga dengan hal-hal yang bisa menghormoniskan dan mensinergikan hubungan. Biasanya itu bukan karena kejadian besar tetapi karena kejadian kecil yang sering kita lakukan.
Dengan Menggantikan
Cara efektif untuk memperbaiki kebiasaan itu, menurut pengalaman banyak orang, bukan cara menghentikan kebiasaan yang kita anggap buruk. Ini juga bisa, tapi biasanya sangat sulit. Lebih-lebih jika kebiasaan itu sudah menjadi “bawaan”. Cara yang lebih mudah adalah dengan menggantikan yang lama dengan yang baru.
Contohnya kebiasaan gosip selama ini sudah memunculkan citra negatif di kalangan atasan atau rekan. Kalau kita berhenti langsung, biasanya ini berat. Akan lebih ringan kalau kita menggantikan kebiasaan itu pelan-pelan. Katakanlah bukan menggosip orang, tapi membicarakan peristiwa yang kita baca di koran.
Syarat mutlak (baca: tidak bisa ditinggalkan) untuk memperbaiki kebiasaan adalah memunculkan dorongan yang kuat untuk berubah ke arah yang lebih baik dari kesadaran-diri. Sebab, begitu kita merasa tak perlu berubah, entah merasa sudah benar atau bagaimana, atau dorongannya tidak kuat, maka perubahan sulit terwujud.
Lebih Baik Karena Kesadaran
Aristoteles berkesimpulan, orang itu berubah karena dua faktor, yaitu karena tekanan dari luar, dalam berbagai bentuk dan versi, atau karena kesadaran-diri, entah sebagai koreksi atau reaksi kita terhadap tuntutan lingkungan.
Baik karena tekanan atau kesadaran, keduanya bisa dibilang positif. Hanya, kalau berbicara mana yang lebih positif, maka perubahan yang karena faktor kesadaran-diri jauh lebih kontinyu prosesnya, lebih enteng menjalankannya, dan lebih langgeng efeknya. Ini berlaku untuk orang dewasa.
Bagaimana kalau anak-anak? Sebetulnya sama juga. Tapi, karena mereka belum punya kapasitas menyadari-diri, maka caranya adalah dengan mendisiplinkan. Tujuan disiplin adalah membiasakan atau untuk memperkuat kapasitas dalam mengontrol-diri. Semoga bermanfaat.
Sumber: SahabatNestle
Tips Nonaktifkan (Unreg) RBT / NSP

Berikut adalah cara menghentikan nada sambung via SMS:
- Telkomsel (HALO, SIMPATI dan KARTU AS) kirim ke 1212 dan ketik: RING OFF
- Indosat -update- (MATRIX, MENTARI, IM3 dan STARONE) kirim ke 808 dan ketik: STOP atau UNREG – Cara lain via menu sat@ccess dan pilih iring
- Excelcomindo/XL (XPLORE, BEBAS dan JEMPOL) kirim ke 1818 dan ketik: UNSUB
- Hutchinson CP (THREE/3) kirim ke 1212 dan ketik: RBT UNREG
- Natrindo Telekom Selular (AXIS) kirim ke 333 dan ketik: OFF
- Mobile-8 (FREN dan HEPI) kirim ke 2525 dan ketik: RINGGO HAPUS
- Bakrie Telecom (ESIA) kirim ke 8888 dan ketik: RING UNSUB
- Telkom (FLEXI) kirim ke 1212 dan ketik: RING OFF
- Smart Telecom (SMART) kirim ke 2525 dan ketik: DEL(spasi)KodeLagu
- Jika ingin meng-nonaktifkan sementara waktu, ketik: OFF dan kirim ke 2525
Di salin dari: Multyply
Keutamaan 10 Hari Pertama Bulan Dzulhijjah Dan Amalan Yang Disyariatkan
Oleh
Syaikh Abdullah bin Abdurrahman Al-Jibrin
Segala puji bagi Allah semata, shalawat dan salam semoga tercurah kepada Rasulullah, Nabi kita Muhammad, kepada keluarga dan segenap sahabatnya.
Diriwayatkan oleh Al-Bukhari, Rahimahullah, dari Ibnu ‘Abbas Radhiyallahu ‘Anhuma bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
“Artinya : Tidak ada hari dimana amal shalih pada saat itu lebih dicintai oleh Allah daripada hari-hari ini, yaitu : Sepuluh hari dari bulan Dzulhijjah. Mereka bertanya : Ya Rasulullah, tidak juga jihad fi sabilillah ?. Beliau menjawab : Tidak juga jihad fi sabilillah, kecuali orang yang keluar (berjihad) dengan jiwa dan hartanya, kemudian tidak kembali dengan sesuatu apapun”.
Imam Ahmad, Rahimahullah, meriwayatkan dari Umar Radhiyallahu ‘Anhuma, bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
“Artinya : Tidak ada hari yang paling agung dan amat dicintai Allah untuk berbuat kebajikan di dalamnya daripada sepuluh hari (Dzulhijjah) ini. Maka perbanyaklah pada saat itu tahlil, takbir dan tahmid”.
MACAM-MACAM AMALAN YANG DISYARIATKAN
[1]. Melaksanakan Ibadah Haji Dan Umrah
Amal ini adalah amal yang paling utama, berdasarkan berbagai hadits shahih yang menunjukkan keutamaannya, antara lain : sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam:
“Artinya : Dari umrah ke umrah adalah tebusan (dosa-dosa yang dikerjakan) di antara keduanya, dan haji yang mabrur balasannya tiada lain adalah Surga”.
[2]. Berpuasa Selama Hari-Hari Tersebut, Atau Pada Sebagiannya, Terutama Pada Hari Arafah.
Tidak disangsikan lagi bahwa puasa adalah jenis amalan yang paling utama, dan yang dipilih Allah untuk diri-Nya. Disebutkan dalam hadist Qudsi :
“Artinya : Puasa ini adalah untuk-Ku, dan Aku lah yang akan membalasnya. Sungguh dia telah meninggalkan syahwat, makanan dan minumannya semata-mata karena Aku”.
Diriwayatkan dari Abu Said Al-Khudri, Radhiyallahu ‘Anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
“Artinya : Tidaklah seorang hamba berpuasa sehari di jalan Allah melainkan Allah pasti menjauhkan dirinya dengan puasanya itu dari api neraka selama tujuh puluh tahun”. [Hadits Muttafaq 'Alaih].
Diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Abu Qatadah Rahimahullah bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
“Artinya : Berpuasa pada hari Arafah karena mengharap pahala dari Allah melebur dosa-dosa setahun sebelum dan sesudahnya”.
[3]. Takbir Dan Dzikir Pada Hari-Hari Tersebut.
Sebagaimana firman Allah Ta’ala.
“Artinya : …. dan supaya mereka menyebut nama Allah pada hari-hari yang telah ditentukan …”. [Al-Hajj : 28].
Para ahli tafsir menafsirkannya dengan sepuluh hari dari bulan Dzulhijjah. Karena itu, para ulama menganjurkan untuk memperbanyak dzikir pada hari-hari tersebut, berdasarkan hadits dari Ibnu Umar Radhiyallahu ‘Anhuma.
“Artinya : Maka perbanyaklah pada hari-hari itu tahlil, takbir dan tahmid”. [Hadits Riwayat Ahmad].
Imam Bukhari Rahimahullah menuturkan bahwa Ibnu Umar dan Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anhuma keluar ke pasar pada sepuluh hari tersebut seraya mengumandangkan takbir lalu orang-orangpun mengikuti takbirnya. Dan Ishaq, Rahimahullah, meriwayatkan dari fuqaha’, tabiin bahwa pada hari-hari ini mengucapkan :
“Allahu Akbar, Allahu Akbar, Laa Ilaha Ilallah, wa-Allahu Akbar, Allahu Akbar wa Lillahil Hamdu”
“Artinya : Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Tidak ada Ilah (Sembahan) Yang Haq selain Allah. Dan Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, segala puji hanya bagi Allah”.
Dianjurkan untuk mengeraskan suara dalam bertakbir ketika berada di pasar, rumah, jalan, masjid dan lain-lainnya. Sebagaimana firman Allah.
“Artinya : Dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu …”. [Al-Baqarah : 185].
Tidak dibolehkan mengumandangkan takbir bersama-sama, yaitu dengan berkumpul pada suatu majlis dan mengucapkannya dengan satu suara (koor). Hal ini tidak pernah dilakukan oleh para Salaf. Yang menurut sunnah adalah masing-masing orang bertakbir sendiri-sendiri. Ini berlaku pada semua dzikir dan do’a, kecuali karena tidak mengerti sehingga ia harus belajar dengan mengikuti orang lain.
Dan diperbolehkan berdzikir dengan yang mudah-mudah. Seperti : takbir, tasbih dan do’a-do’a lainnya yang disyariatkan.
[4]. Taubat Serta Meninggalkan Segala Maksiat Dan Dosa.
Sehingga akan mendapatkan ampunan dan rahmat. Maksiat adalah penyebab terjauhkan dan terusirnya hamba dari Allah, dan keta’atan adalah penyebab dekat dan cinta kasih Allah kepadanya.
Disebutkan dalam hadits dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu, bahwasanya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.
“Artinya : Sesungguhnya Allah itu cemburu, dan kecemburuan Allah itu manakala seorang hamba melakukan apa yang diharamkan Allah terhadapnya” [Hadits Muttafaq 'Alaihi].
[5]. Banyak Beramal Shalih.
Berupa ibadah sunat seperti : shalat, sedekah, jihad, membaca Al-Qur’an, amar ma’ruf nahi munkar dan lain sebagainya. Sebab amalan-amalan tersebut pada hari itu dilipat gandakan pahalanya. Bahkan amal ibadah yang tidak utama bila dilakukan pada hari itu akan menjadi lebih utama dan dicintai Allah daripada amal ibadah pada hari lainnya meskipun merupakan amal ibadah yang utama, sekalipun jihad yang merupakan amal ibadah yang amat utama, kecuali jihad orang yang tidak kembali dengan harta dan jiwanya.
[6]. Disyariatkan Pada Hari-Hari Itu Takbir Muthlaq
Yaitu pada setiap saat, siang ataupun malam sampai shalat Ied. Dan disyariatkan pula takbir muqayyad, yaitu yang dilakukan setiap selesai shalat fardhu yang dilaksanakan dengan berjama’ah ; bagi selain jama’ah haji dimulai dari sejak Fajar Hari Arafah dan bagi Jama’ah Haji dimulai sejak Dzhuhur hari raya Qurban terus berlangsung hingga shalat Ashar pada hari Tasyriq.
[7]. Berkurban Pada Hari Raya Qurban Dan Hari-hari Tasyriq.
Hal ini adalah sunnah Nabi Ibrahim ‘Alaihissalam, yakni ketika Allah Ta’ala menebus putranya dengan sembelihan yang agung. Diriwayatkan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.
“Artinya : Berkurban dengan menyembelih dua ekor domba jantan berwarna putih dan bertanduk. Beliau sendiri yang menyembelihnya dengan menyebut nama Allah dan bertakbir, serta meletakkan kaki beliau di sisi tubuh domba itu”. [Muttafaq 'Alaihi].
[8]. Dilarang Mencabut Atau Memotong Rambut Dan Kuku Bagi Orang Yang Hendak Berkurban.
Diriwayatkan oleh Muslim dan lainnya, dari Ummu Salamah Radhiyallhu ‘Anha bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.
“Artinya : Jika kamu melihat hilal bulan Dzul Hijjah dan salah seorang di antara kamu ingin berkurban, maka hendaklah ia menahan diri dari (memotong) rambut dan kukunya”.
Dalam riwayat lain :
“Maka janganlah ia mengambil sesuatu dari rambut atau kukunya sehingga ia berkurban”.
Hal ini, mungkin, untuk menyerupai orang yang menunaikan ibadah haji yang menuntun hewan kurbannya. Firman Allah.
“Artinya : ….. dan jangan kamu mencukur (rambut) kepalamu, sebelum kurban sampai di tempat penyembelihan…”. [Al-Baqarah : 196].
Larangan ini, menurut zhahirnya, hanya dikhususkan bagi orang yang berkurban saja, tidak termasuk istri dan anak-anaknya, kecuali jika masing-masing dari mereka berkurban. Dan diperbolehkan membasahi rambut serta menggosoknya, meskipun terdapat beberapa rambutnya yang rontok.
[9]. Melaksanakan Shalat Iedul Adha Dan Mendengarkan Khutbahnya.
Setiap muslim hendaknya memahami hikmah disyariatkannya hari raya ini. Hari ini adalah hari bersyukur dan beramal kebajikan. Maka janganlah dijadikan sebagai hari keangkuhan dan kesombongan ; janganlah dijadikan kesempatan bermaksiat dan bergelimang dalam kemungkaran seperti ; nyanyi-nyanyian, main judi, mabuk-mabukan dan sejenisnya. Hal mana akan menyebabkan terhapusnya amal kebajikan yang dilakukan selama sepuluh hari.
[10]. Selain Hal-Hal Yang Telah Disebutkan Diatas.
Hendaknya setiap muslim dan muslimah mengisi hari-hari ini dengan melakukan ketaatan, dzikir dan syukur kepada Allah, melaksanakan segala kewajiban dan menjauhi segala larangan ; memanfaatkan kesempatan ini dan berusaha memperoleh kemurahan Allah agar mendapat ridha-Nya.
Semoga Allah melimpahkan taufik-Nya dan menunjuki kita kepada jalan yang lurus. Dan shalawat serta salam semoga tetap tercurah kepada Nabi Muhammad, kepada keluarga dan para sahabatnya.
[Artikel bahasa Arab dapat dilihat di http://www.saaid.net/mktarat/hajj/4.htm Disalin dari brosur yang dibagiakn secara cuma-cuma, tanpa no, bulan dan tahun]
Tips Memberi Nama Bayi
Mungkin artikel di bawah ini bisa membantu, utamanya point no 8 dari ‘nama-nama yang dimakruhkan’. Tapi untuk lebih jelasnya, saya sarankan antum merujuk kembali ke kitab-kitab rujukan dari artikel tersebut.
MEMILIH NAMA UNTUK ANAK
- Semua nama yang menghambakan diri kepada selain Alloh, contohnya : Abdul Masih, Abdur Rosul, Abdun Nabi, Abdul Ali, Abdul Syamsi, dan lain-lain.
- Nama-nama yang menghambakan diri kepada nama-nama yang disangka sebagai nama Alloh, contohnya : Abdul Maqsud, Abdul Ma’bud, Abdul Maujud, Abdus Satar,dan lain-lain.
- Memberi nama dengan salah satu nama dari nama Alloh ta’ala, contohnya : Alloh, Ar-Rohman, Al-Kholiq, Al-Bari’ dan nama-nama lain yang menjadi kekhususan bagi Alloh ta’ala.
- Nama ‘Ajam yang menjadi kekhususan orang kafir, contohnya : Petrus, Susan, Diana, Rosa, George, Kristin, Paul, Jesus, dan lain-lain.
- Nama-nama berhala yang disembah selain Alloh, contohnya : Latta, Uzza,dan lain-lain. Kalau di Indonesia seperti : Wisnu, Dewi, Dewa, dan lain-lain.
- Nama-nama syaithon, contohnya : Khinzab, Walhan, Al A’war, dan lain-lain.
- Nama-nama yang mengandung tazkiyyah, kedustaan, contohnya : Malikul Amlak (ãáß ÇáÃãáÇß) artinya raja diraja, Sulthonus-Salathin (ÓáØÇä ÇáÓáÇØíä) artinya sulthonnya sulthon, Qodhi Qudhot, Syaahan Syaah, Sayyidun Naas, dan lain-lain.
Nama-nama yang dimakruhkan :
- Memberi nama dengan nama-nama yang artinya menunjukkan kepada dosa dan maksiat seperti : Dzolim, Kadzdzab, Zaaniyah, dan lain-lain.
- Memberi nama dengan nama-nama hewan yang bermakna buruk, seperti : Himar (keledai), Kalbun (anjing), dan lain-lain.
- Memberi nama dengan nama-nama Fir’aun dan orang-orang sombong, seperti Qorun, Haamaan, dan lain-lain.
- Memberi nama dengan nama-nama yang merangsang, seperti : Ahlaam, Ariij, Abiir, Fitnah, Fatin, Syadiyah, Syadyu, dan lain-lain.
- Memberi nama dengan nama-nama Malaikat, seperti : Jibril, Mika’il, Isrofil,dan lain-lain.
- Memberi nama dengan nama-nama surat Al-Qur’an, seperti : Yasin, Hamim, Furqon,dan lain-lain.
- Memberi nama yang dikaitkan dengan lafadz Ad-Diin dan Al-Islam, seperti : Syamsudin, Nuruddin, Qomaruddin, Nurul Islam, Saiful Islam, dan lain-lain.
- Memberi nama dengan nama yang tersusun, seperti : Muhammad Aryo, Liana Yulaika, dan lain-lain.
- Memberi nama dengan nama-nama yang arti dan lafadznya tidak disukai oleh hati, menyalahi petunjuk nabi dalam membaguskan nama.
- Memberi nama dengan nana-nama Yasar, Robah, Aflah, Nafi’, Najih, dan lain-lain.
Tambahan dari kami :
Nama-nama yang terdengar lucu jika diartikan ke bahasa Indonesia:
- Nama dengan fi’il (kata kerja) atau isim yang bermakna kata kerja, seperti Irhamna (ÅÑÍãäÇ) artinya : “rahmatilah kami!”, Iltizam bid Diin (ÅáÊÒÇã ÈÇáÏíä) yang artinya : “berpegang teguh pada agama”, dan lain-lain.
- Nama dengan harf, seperti Alaika (Úáíß) yang artinya : “atasmu”, Alaika bisa juga sebagai isim fi’il amr yang artinya : “wajib bagimu”. Inna (Åäø) yang artinya “sesungguhnya”, dan lain-lain.
Sumber:
Millis Assunnah [deni_aditya06@xxxxxx.xxx]
